Surat keberatan yang dilayangkan tim sukses IMAM kepada KPUD Bekasi. FOTO: Istimewa/GoBekasi
SLOGAN Akronim (kependekan huruf atau nama,red) ‘SAH’ yang digunakan pasangan Bakal Calon Kepala Daerah (Balonkada) Sa’adudin-Ahmad Dhani disoal pasangan jalur Indpenden Iin Farihin-KH Mahmud Al Hafidz (Imam).
Slogan atau inisial SAH ini menurut mereka bisa membuat gaduh, mengganggu dan kekeliruan ketika dilakukan pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) ketika penghitungan Hari H Pilkada pada 15 Februari 2017 nanti dilakukan.
Keberatan ini mereka lakukan dengan melayangkan surat Nomor ist/TSI/16 ke KPU Kabupaten Bekasi. Dengan perihal Keberatan Atas Penggunaan Slogan atau Inisial “SAH” Oleh Salah Satu Pasangan Bakal Calon (Balon).
“Dikhawatirkan akan membuat gaduh, bahkan mengganggu dan juga bisa membuat keliru di dalam perolehan suara ketika penghitungan berlangsung,” ujar Timses Imam, Erman Achmad kepada GoBekasi, Jumat (30/9/2016).
Terang dia, demi terciptanya situasi kondusif dalam pelaksanaan Pilkada 2017 Kabupaten Bekasi KPU bisa menegaskan kepada semua peserta Pilkada agar tidak menggunakan kalimat atau inisial SAH atau Tidak SAH kepada para Pasangan Balonkada.
“Kan bisa membuat keliru nanti ketika penghitungan di TPS hingga ke tingkat KPU. Sebab istilah SAH dan Tidak SAH dipakai dalam penghitungan suara sesuai ketetapan perundangan-undangan yang berlaku,” bebernya.
Dia berharap dengan surat keberatan ini bisa menjadi perhatian pihak penyelenggara Pilkada 2017 Kabupaten agar situasi kondusif tetap terjaga. [cr27/gob]
http://ift.tt/2dnjUlP
- Home>
- Ahmad Dhani >
- Slogan Kampanye 'SAH' pada Pasangan Sa'adudin-Ahmad Dhani Dikomplain - Go Bekasi